Sunday
Saturday
cium tangan
Betapa banyak doa yang mengalir ke tubuhmu/ saat tangan ini kau jabat/ dan kau lekatkan di dahimu/ begitu banyak harap terucap dalam hati/ saat jemari ini kau genggam erat/ dan kau kecup di bibir indahmu/ patutnya kau pahami semua itu/
zarah tak berarti
Aku memang harus meninggalkan semuanya/ hanya itu pilihan yang tersisa saat ini/ entah kemana/ tapi aku harus pergi/ memang akan ada kenangan yang tersisa/ tapi setidaknya tak ada rasa yang terluka/ tak ada lagi alasan yang bisa membuatku memilih langit ini sebagai tempat bernaung/ aku harus melangkah mencari langit yang lain/ langit yang tak membuatku terluka/ langit yang tak membuatku merasa sendiri/ langit yang tahu arti sebuah komitmen/ aku memang bukan siapa-siapa/ aku hanyalah sebuah zarah tak berarti/ tapi izinkan aku menghaturkan maaf untuk sebuah keputusan/ maafkan aku karena memilih tuk kembali melangkah mencari langit yang lain/ akan ada kisah/ akan ada kenangan/ akan ada mimpi yang tertinggal/ namun semoga semuanya tak membuat zarah yang tak berarti ini meninggalkan salah atau khilaf yang tak termaafkan/ sekali lagi/ maaf/
Subscribe to:
Posts (Atom)
